Matarammetro – Puncak Safari Ramadan Kabupaten Bima digelar di Masjid Al-Muwahiddin Kota Bima, Senin (2/3), dihadiri Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, dan Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan.
Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk terus meningkatkan pelayanan kepada seluruh Kabupaten/Kota hingga akhir masa jabatan. Dirinya mengakui masih adanya keterbatasan anggaran, namun memastikan hal tersebut tidak mengurangi semangat untuk terus memperbaiki infrastruktur, khususnya di Kabupaten dan Kota Bima.
Gubernur Iqbal mengungkapkan, sedikitnya 41 kilometer jalan Provinsi di Pulau Sumbawa mengalami kerusakan berat akibat bencana dan kerusakan lingkungan. Dirinya menegaskan, pentingnya menjaga keseimbangan alam sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai puasa, yakni menahan diri dan berbagi demi keberlanjutan kehidupan.
“Kerusakan alam bukan semata karena takdir, tetapi akibat ulah manusia. Karena itu, mari kita menanam kembali lahan-lahan kosong dan menjaga lingkungan demi generasi mendatang”, ajaknya. Gubernur Iqbal juga berjanji mengirimkan 2.000 bibit pohon untuk ditanam di wilayah setempat.
Selain itu, dirinya menyampaikan rencana perbaikan sound system masjid-masjid utama di NTB agar kualitas ceramah dan khutbah dapat terdengar dengan baik. Tim ahli dari Jakarta dijadwalkan melakukan survei ke Masjid Al-Muwahiddin dalam waktu dekat.
Pada kesempatan tersebut turut diserahkan berbagai bantuan, antara lain dari Biro Kesra berupa 32 mukenah dan 25 sarung, dari Bank NTB Syariah berupa 50 paket sembako, 10 paket sarung, 10 paket sajadah dan 5 paket mukenah serta dari Baznas berupa uang tunai Rp20 juta dan 40 paket sembako.
Safari Ramadan ini menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial, mempererat ukhuwah serta mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keseimbangan alam dan membangun NTB yang lebih baik.(red)
