Matarammetro-Penantian harapan kebutuhan jembatan penghubung warga Dusun Kebon Kongok Desa Suka Makmur dan warga Desa Karang Bongkot Kecamatan Gerung Lombok Barat berpuluh puluh tahun akhirnya terjawab melalui Manunggal TNI rintis jembatan Garuda penghubung kedua desa.
Kodim 1606 Lobar dengan manunggal TNI dan Rakyat turun langsung menjawab kebutuhan rakyat dan membangunkan Jembatan Garuda yang melintasi bagian hulu Kali Babak sebagai penghubung langsung Warga Desa Karang Bongkot dan Kebon Kongok Desa Suka Makmur Kecamatan Gerung.
Kepala Desa Karang Bongkot Muldan, mengungkapkan bahwa lintasan kali tersebut dahulunya adal sebuah lintasan penyeberangan legenda karena sebelum ada DAM dibawah gunung pengsong masih bisa dilalui dengan jalan kaki karena airnya dangkal, Sabtu (9 Mei 2026).
“Lintasan tempat pembangunan jembatan penghubung kebon kongok dan karang bongkot ini dahulunya bisa dilintasi dengan jalan kaki karena airnya dangkal sebelum ada DAM pengsong. Setelah ada DAM warga menyeberang dengan bantuan sampan (perahu) yang menyeberangkan anak anak sekolah dan warga ke pasar, dan ini adalah penyeberangan legenda kami. Namun setelah perahunya rusak kami harus berputar melintasi Baypas,”terangnya.
Selain itu, kepala desa Karang Bongkot juga mengakui bahwa pembangunan Jembatan Garuda ini akan memberikan manfaat sangat besar terhadap kebutuhan warga kdua desa secara langsung dan mempersingkat jarak tempuh.
“Jembatan ini akan mempersingkat jarak tempuh warga kami yang berinteraksi secara social maupun ekonomi. Khususnya kebutuhan penyeberangan anak anak kami yang bersekolah menjadi lebih cepat, karena saat ini kami harus berputar melintasi Baypas dengan jarak tempuh yang jauh dan waktu yang lama, Terimakasih TNI Kodim 1606 Lombok Barat, Kehadiranmu membawa cercah harapan bagi rakyat. Hubungan social yang sudah lama terputus akhir bkembali terhubung dengan adanya fasilitas jembatan ini”ujarnya.

Dilokasi pembangunan rintisan jembatan Garuda Manunggal TNI, Ketua RT Kebon Kongok pak Budiman yang juga turut membantu mengatakan, Jembatan Garuda tersebut kelak akan memberikan manfaat yang sangat besar.(Sabtu, 9 Mei 2026)
“Keberadaan jembatan ini kelak akan memberikan manfaat yang sangat besar khususnya untuki anak nak yang bersekolah. Karena di Kebon Kongok ada pondok pesantren, sedangkan di Karang Bongkot ada SMP dan SMA, serta pasar. Demikian juga hubungan social yang sempat terputus puluhan tahun tersambung kembali,”ungkapnya.
Pak Sakim, salah satu warga setempat yang juga turut membantu pembangunan tersebut mengunkapkan, masyarakat kedua sisi kali akan sangat terbantu dalam akses ekonomi, pensisikan dan social. Sehingga keberadaan jembatan Garuda tersebut dinilai sangat strategis dalam memenuhi kebutuhan penghubung social masyarakat dan memperpendek jarak tempuh.(red)
