Ini Janji PLN Unit Nusra Usai Resmikan SPKLU HUT SMKN 3 Mataram Ke-52

Ini Janji PLN Unit Nusra Usai Resmikan SPKLU HUT SMKN 3 Mataram Ke-52
PLN Dalam Peresmian SPKLU SMKN 3 Mataram

Matarammetro-Peran PLN dalam mendorong program energy terbarukan menuju NTB Zero Emission sangatlah penting karena sumber energy utama dalam mengkonfersi energy BBM menjadi Energy terbarukan adalah produck PLN.

Demikian juga kesiapan PLN dalam mendukung program energy terbarukan menuju NTB Zero Emission yang digelontorkan melalui kreatifitas dan karya SMK sebagai obyek riset konfersi mesin energy terbarukan sangat menentukan kesuksesan pojeck tekhnology tersebut.

Dalam momumentum HUT SMKN 3 Mataram, usai launching SPKLU dan Peluncuran Buggy Car HUT SMKN 3 Mataram, Heru Purwoko Senior Manager Niaga Management Pelanggan PLN Unit Induk Wilayah NTB melalui Lalu Muliadi Manager Manager Pemasaran PLN UIW NTB menyatakan kolaborasi kesiapannya dalam mendorong dan mendukung program energy terbarukan menuju NTB Zero Emission, Sabtu 7 Januari 2023.

Ini Janji PLN Unit Nusra Usai Resmikan SPKLU HUT SMKN 3 Mataram Ke-52
Peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang diresmikan bersama PLN Unit Induk Wilayah NTB yang didampingi Kepala SMKN 3 Mataram, Dinas DIKBUD NTB, para Mantan Kepsek SMKN 3 Mataram beserta Ketua Komite SMKN 3 Mataram dihadapan para siswa dan para Guru pengajar beserta staf SMKN 3 Mataram, Sabtu 7 Januari 2023 dalama tema “Srentak Berinovasi Dengan Kekuatan Bersama”.

“Memang ini adalah suatu kolaborasi antara PLN Unit NTB yang terkait dengan pelanggan, dan PLN Unit Induk Pembangunan Nusra, yang selama ini juga sudah berkolaborasi dengan SMK dalam program produksi Kendaraan Listrik. Kedepan PLN akan bergerak terus agar lebih baik lagi dengan mempersiapkan SDM Montir montir yang akan melakukan konfersi energy . Kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait berkenaan dengan keinginan PLN ingin membangun Bengkel Konfersi Terakreditasi,”ungkapnya.

Menurutnya, dengan ketersediaan bengkel Konfersi yang terakreditasi tersebut pelaksanaan uji publick kendaraan listrik terkonfersi jadi lebih mudah, koordinasi Dishub dengan Kementrian dalam membuat uji publik lebih gampang dengan harapan dengan bengkel yang ter akreditasi bisa memudahkan dan mempercepat uji type kendaraan listrik.

Lanjut Muliadi,”kami dengan Pak Kadis Dibud dan Kepala Sekolah akan melanjutkan MoU dengan Gubernur. Kita mulai dengan Ber PKS dengan jajaran Dikbud NTB, SKPD terkait dan sekolah sekolah BLUD,”terangnya.

Dikatakannya juga terkait atensi Kadis Dikbud NTB tentang kebutuhan kendaraan anak sekolah yang belum cukup umur untuk mengendarai motor sudah ada solusinya yaitu Motor yang dikonfersi menjadi sepeda listrik tidak memerlukan STNK dan SIM.(N3G)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here