Matarammetro-Menyusul informasi dua dusun di Desa Sembung Kecamatan Narmada Lobok Barat disatroni Demam Berdarah hingga 5 orang warga terpapar virus, Dinas Kesehatan Lombok Barat menerjunkan pasukan Fogging guna mencegah penyebaran wabah DBD makin meluas;
Bersama dukungan segenap perangkat Desa Sembung, Kepala Desa Sembung H.Ali Abdul Syaid, S.Adm., secara langsung melakukan pengawalan proses pelaksanaan fogging tersebut kendatipun dikepung asap fogging.

Disela sela sela raungan mesin fogging tersebut, Kepala Desa Sembung H.Ali Abdul Syaid, S.Adm., menyatakan ucapan terimakasih kepada Kepala Puskesmas Narmada yang cepat tanggap hingga warga merasa lega dan aman, Selasa 7 Juli 2026.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Kepala Puskesmas Narmada yang telah mengambil langkah cepat untuk melakukan fogging tanpa menunggu terjadinya penyebaran wabah meluas. Termasuk juga dinas Kesehatan Lombok Barat yang telah menerjunkan pasukan foggingnya dengan cepat. Dengan demikian masyarakat kami menjadi legfa, merasa terayomi dan terlayani dengan baik,”ungkapnya.

Selain menyampaikan terimakasih juga kepada perangkat desa, H. Ali juga menekankan agar segenap masyarakat desa Sembung juga turut serta dalam pencegahan berkembang biaknya nyamuk DBD dengan secara bersama sama menjaga kebersihan lingkungan.
“Saya berharap, sekaligus mengimbau kepada masyarakat, agar terlibat langsung dalam pencegahan Demam Berdarah ini dengan cara menjaga kebersihan lingkungan bersama sama. Menimbung genangan genangan air yang berpotensi sebagai sarang nyamuk, menanam kaleng kaleng bekas yang berpotensi menjadi tampungan air dan menjadi sarang jentik. Foging hanya membunuh nyamuk yang ada tetapi tidak membunuh jentik. Oleh sebab itu jangan biarkan ada genangan air dilingkungan kita. Bersihkan semak semak disaluran air. Dengan demikian kita bersama sama berperang melaean demam berdarah,”pungkasnya.(red)
