Jum’at Salam Jembatani Unggulan Olahan Gula Aren Desa Gelangsar

Jum’at Salam Jembatani Unggulan Olahan Gula Aren Desa Gelangsar
Jum’at Salam Jembatani Unggulan Olahan Gula Aren Desa Gelangsar

Matarammetro-Desa Gelangsar adalah salah satu desa paling pinggir disebelah utara wilayah Lombok Barat yang berbatasan langsung dengan Lombok Utara berupa hamparan hutan tropis yang didominasi oleh pohon aren yang menghasilkan air nira bahan utama olahan gula merah.

Desa Gelangsar dengan luas wilayahnya 1.900 Ha didominasi hutan dengan luas 1021 Ha sebagai andalan ekowisatanya tersebut dihuni oleh 2387 jiwa tersebar di 6 dusun menghimpun diri dalam adat budaya kearifan lokal setempat menggantungkan ekonominya pada sektor pertanian dan perkebuanan dengan hasil utama berupa air nira atau aren, selebihnya berupa buah buahan hasil perkebunan rakyat.

Data tersebut merupakan hasil serapan kunjungan Jum’at Salam dalam dialog Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB H. Mahdi, S.H., .M.H., dengan Abdul Rahman S.Pd., Kepala Desa Gelangsar 25 November 2023.

Dalam kesempatan tersebut Abdul Rahman S.Pd., Kepala Desa Gelangsar mengungkapkan lebih jelas bahwa desanya tersebut merupakan penghasil air nira yang selama ini diolah oleh masyarakat menjadi air tuak untuk mabuk sedang berupaya melakukan pengalihan untuk diolah menjadi gula aren stick dan gula aren cair dalam kemasan.

Gambar Ilustrasi Gula Merah Cair dan Proses Pengambilan Air Aren Bahan Baku Gula Merah

“Sebelumnya sebagian besar hasil air nira diolah oleh masyarakat menjadi minuman air tuak yang menimbulkan rasa mabok. Namun akhir akhir ini kami sudah mencoba untuk melakukan pemberdayaan dengan upaya alih industri melalui UMKM. Air nira diolah menjadi gula merah stick dan gula merah cair dalam kemasan yang sudah masuk dibeberapa warung dan pasar pasar pedesaan. Kami berharap pemerintah dapat menjembatani kami untuk mengakses pasar lebih luas diluar sana sehingga industri kami bisa lebih masive dan mengurangi bahan pembuatan tuak memabokkan itu,”ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB H. Mahdi, S.H., .M.H., dengan Abdul Rahman S.Pd., bersedia menyampaikan aspirasi tersebut kepada dinas instansi terkait agar memberikan atensinya.

“Kami akan upayakan menyampaikan harapan Desa Gelangsar ini kepada pak Pj Gubernur dan instansi terkait agar mengupayakan dan mengatensi harapan masyarakat Gelangsar. Dalam hal ini tentunya Disperindag NTB akan menjembatani akses pasar gula merah cair dan yang lainnya sehingga mendorong peningkatan produksi UMKM,”ujarnya.(N3G)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here