Jumat Salam Desa Gelangsar FK Unizar Ungkap Kasus Stunting Dipicu Pertumbuhan Gigi Balita

Jumat Salam Desa Gelangsar FK Unizar Ungkap Kasus Stunting Dipicu Pertumbuhan Gigi Balita
Jumat Salam Desa Gelangsar FK Unizar Ungkap Kasus Stunting Dipicu Pertumbuhan Gigi Balita

Matarammetro- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB melakukan anjangsana Jum’at Salam 24 November 2023 di Desa Gelangsar Kecamatan Gunungsari Lombok Barat menyerap aspirasi dan sejumlah informasi kondisi sosial masyarakat.

Dalam dialog bersama Kepala Desa Gelangsar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB H. Mahdi, S.H., .M.H., mendapatkan informasi bahwa kasus stunting didesa Gelangsar menurun drastis. Kades Gelangsar Abd Rahman S.Pd., dalam keterangannya mengungkapkan bahwa data awal kasus stunting yang dihimpunnya mencapai 91 anak.

“Data awal yang kami himpun untuk kasus stunting berjumlah 91 anak, namun dari hasil survey yang dilakukan oleh UNIZAR dengan alat standar ditemukan menurun menjadi 56 kasus yang selanjutnya dikelola oleh UNIZAR yang sudah menjalin kerjasama dengan kami sudah berjalan 9 tahun. Khusus penanganan stunting kerjasamanya baru berjalan 3 tahun,”terangnya.

Dalam dialog bersama Kepala Desa Gelangsar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB H. Mahdi, S.H., .M.H., mendapatkan informasi bahwa kasus stunting didesa Gelangsar menurun drastis
Dalam dialog bersama Kepala Desa Gelangsar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB H. Mahdi, S.H., .M.H., mendapatkan informasi bahwa kasus stunting didesa Gelangsar menurun drastis

Menurutnya hingga pengolahan data terakhir berdasarkan rekomendasi dari evaluasi yang dilakukan bersama UNIZAR berupa penyuluhan dan edukasi tentang gizi anak dor to dor selama 2 tahun. Data terakhir kasus stunting Desa Gelangsar dapat ditekan lagi menjadi dibawah sepuluh orang.

“Menurut rekomendasi para calon dokter muda UNIZAR, salah satu penyebab munculnya kasus stunting karena ada gangguan pada gigi balita sehingga tidak mampu menerima asupan makanan bergizi. Sehingga UNIZAR menurunkan tim dokter mudanya untuk melalkukan perawatan khusus pada pertumbuhan gigi balita, dan hasilnya alhamdulillah angka stunting didesa kami sudah berhasil ditekan menjadi dibawah angka 10 kasus,”paparnya.

Dosen pendamping UNIZAR Musyarofah yang bersamaan dengan agenda Jumat Salam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB mendampingi para dosen Unizar yang melakukan perawatan gigi balita menjelaskan, kegiatan FK UNIZAR pada hari Jumat tersebut merupakan rangkaian program pengabdian kepada masyarakat untuk mengatasi angka kasus stunting.

“Mereka sebenarnya bukan calon dokter muda, tetapi para dosen FK UNIZAR dalam rangkaian program pengabdian kepada masyarakat untuk mengentas kasus stunting dan malaria yang terbagi menjadi 2 tim. Yaitu Tim penangan kasus malaria, dan yang dikantor desa Gelangsar saat ini adalah Tim Stunting menyampaikan evaluasi program yang sudah berjalan selama 1 tahun terakhir sejak November tahun lalu. Dan kami menemukan adanya kasus stunting karena nafsu makan anak yang menurun akibat gangguan pada pertumbuhan gigi,’ungkapnya. (N3G)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here