Kombinasi Kumer Ala Kemenag Lombok Tengah Istiqomah Bebas Mandiri dan Gembira

Kepala Kantor Kemenag Lombok Tengah TGH. Nasrullah, MPd., dan Kepala MTsN 2 Loteng H. Nasrudin Mansyur, MPd.,
Kepala Kantor Kemenag Lombok Tengah TGH. Nasrullah, MPd., dan Kepala MTsN 2 Loteng H. Nasrudin Mansyur, MPd.,

Matarammetro-Penerapan Kurikulum Merdeka (Kumer) program Kemendikbudristek RI disemua jenjang pendidikan dalam mewujudkan dunia pendidikan yang Merdeka Belajar, Merdeka Berprestasi, guna mewujudkan Projeck Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai langkah pemulihan sepenuhnya dunia pendidikan di Indonesia dari keterpurukan karena pandemi melalui berbagai pola penerapan selaras dengan juklak dan juknis yang tersedia.

Jenjang pendidikan Madrasah Aliah (MA), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Ibtida’iyah (MI) negreri maupun swasta dibawah naungan Kementrian Agama pun tak luput dari penerapan Kurikulum Merdeka (Kumer) dalam turut mewujudkan Projeck Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) program Kemendikbudristek RI secara Nasional.

Kepala Kantor Kemenag Lombok Tengah TGH. Nasrullah, MPd., usai memberikan sambutan dalam memeriahkan tanggal 10 Muharom 1445 Hijriyah atau hari Assyuro yang bertepatan dengan Jum’at 28 Juli 2023 Masehi, Madrasah Aliyah Negeri 2 (MAN 2) Lombok tengah memberikan santunan kepada 100 orang santri dan santriwatinya yang berstatus yatim dan piyatu dari jenjang MI, MTs, hingga MA (M3J) dalam tema M3J Bersholawat “Peduli, Berbagi dan Menebar Kasih pada Anak Yatim, yang digelar dipelataran halaman tengah MAN 2 Loteng, Sabtu (29/7-2023) mengatakan tentang kombinasi penerapan kurikulum merdeka dalam religi semua terlaksana dengan Istiqomah Bebas Mandiri dan Gembira.

“Dengan keberadaan kurikulum merdeka (Kumer) program yang digelontorkan Kemendikbudristek RI, Kami telah memberikan instruksi ke seluruh Madrasah Aliyah (MA), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Ibtida’iyah (MI) Negeri maupun Swasta, agar benar benar melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar khususnya dengan menerapkan kurikulum merdeka,”terangnya.

“Kurikulum merdeka bertujuan bagaimana madrasah dalam prosdes belajar mengajar agar para guru dari Kepala Sekolah, guru, komite dan dukungan masyarakat agar pelaksanaan kurikulum merdeka bisa terlaksana dengan baik. Kita sudah melakukan sosialisasi dengan maksimal,”imbuhnya.

Foto para santri/santriwati M3J bersimpuh saat meriahkan 10 Muharrom dipelataran halaman tengah MAN 2 Loteng, Sabtu (29/7-2023)
Foto para santri/santriwati M3J bersimpuh saat meriahkan 10 Muharrom dipelataran halaman tengah MAN 2 Loteng, Sabtu (29/7-2023)

Terkait penerapan Kumer dalam religiusnya Madrasah TGH. Nasrullah, MPd., mengatakan penerapan kurikulum merdeka dalam nuansa religius Madrasah tidak mengalami hambatan yang berarti karena diarahkan dalam istiqomah kepada guru dan siswa bisa belajar dengan merdeka  tanpa tekanan guna mewujudkan pelajar pancasila yang gembira dan merdeka belajar.

“Dari guru hingga siswa di Madrasah telah benar benar diajak agar dalam proses belajar mengajar  merasa, aman nyaman, gembira  dan tetap istiqomah sehingga mudah memahami materi yang disampaikan karena tidak dalam tekanan,”paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala MTsN 2 Loteng H. Nasrudin Mansyur, MPd., mengatakan pihaknya mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan Mandiri Belajar.

“Implementasi Kurikulum Merdeka (Kumer) di MTsN 2 Loteng ini adalah tahun ke 2. Pada perencanaan sebelumnya ketika mengajukan pengusulan kurikulum merdeka kami mengambil mandiri belajar. Mandiri belajar ini kurikulum yang mempersiapkan siswa ke penerapan kurikulum merdeka.  Dan dari tahun pertama hingga kedua ini tidak ada kendala yang berarti,”Tutur Nasrudin.

Dijelaskannya juga bahwa pada awal mengambil mandiri belajar, sebelumnya pihaknya menggelar workshop mandiri, sesuai dengan M3J yaitu MAN 2 Loteng, MTsN 2 dan MIN 2 yang dikolaborasikan untuk pemantapan kurikulum merdeka (Kumer).

“Dalam pelaksanaan workshop, kami mengundang pembicara yang memang sangat berkompeten dari unsur guru penggerak dan dari pengambil kebijakan serta dari sejumlah madrasah yang memang sebelumnya telah berpengalaman dalam penerapan kurikulum merdeka,”pungkasnya. (N3G)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here