Gamang Angkatan Kerja 2023 NTB Meningkat, ARUS Rekrut Laskar “PETI”

Gaya idealis H. Ahmad Rusni (ARUS) berbicara ekonomi ummat
Gaya idealis H. Ahmad Rusni (ARUS) berbicara ekonomi ummat

Matarammetro- Rilis BPS NTB yang menyatakan jumlah angkatan kerja pada Februari 2023 sebanyak 2,87 juta orang, mengalami peningkatan sebanyak 85,74 ribu orang dibanding Februari 2022. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) naik sebesar 0,91 persen. Point tersebut menjadi tantangan yang menggelitik segenap unsur pembangunan untuk merangkai produktifitasnya dalam penyiapan ketersediaan lapangan kerja.

Dengan kenyataan tersebut sejumlah angkatan kerja 2023 menjadi gamang menghadapi persaingan yang sangat kompetitif untuk merajut masa depan agar sesuai dengan impian.

Terkait hal tersebut Hajji Ahmad Rusni pakar ekonomi yang sekaligus tokoh millenial NTB, dikediamannya di Lingkar Selatan mengatakan bahwa dirinya telah merilis programnya untuk menciptakan ribuan lapangan kerja baru bagi angkatan kerja NTB saat ini dan berikutnya,  Rabu 17 Mei 2023.

“Untuk kemaslahatan kami membuat beberapa program diantaranya program  UHASIH yang merupakan singkatan dari Usaha Harmoniskan Alam Sehat Ekonomi Kuat,”terangnya mengawali penjelasannya.

Menurutnya, program tersebut berdampak sangat signifikan untuk mencetak lapangan kerja baru.

Lanjut Rusni,”tahap awal kami akan mengajak masyarakat untuk mengembangkan tanaman buah dilahan milik mereka untuk menciptakan sirkulasi oksigen yang sehat. Pengangguran akan dientaskan hingga titik nol,” ujarnya mengurai maksud dari Usaha Harmoniskan Alam.

“Lingkungan akan menjadi bersih melalui program “UHASIH”, karena akan tercipta harmonisasi alam. Karena kotoran (Tinja,red) akan dimanfaatkan dan bernilai ekonomis. Maka akan terlahir laskar pemburu tinja yang disebut “Laskar PETI” karena dibutuhkan oleh tumbuhan sebagai suplemen, tidak ada kimiawi” imbuhnya.

Lebih jauh H. Ahmad Rusni (ARUS) memaparkan bahwa, kandang kandang penghasil tinja (Kotoran ternak, red) tidak lagi menjadi limbah karena Laskar PETI akan turun memburu tinja dan dibersihkan.

“Bibit buah akan kita berikan kepada masyarakat termasuk pupuk dan obat hama lainnya. Masyarakat cukup menyediakan lahan saja. Biaya produksi kami tanggulangi. Maka angkatan kerja setiap tahunnya sudah siap kerja dan lapangan kerja kita sediakan. Masyarakat cukup bermodalkan lahan dan semangat untuk kerja. NTB gemilang akan tercapai, pengangguran dapat dientaskan, ekonomi masyarakat tebangun, maka pembangunan nasional akan berjalan seperti harapan,” paparnya.(N3G)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here