Matarammetro-SMKN 1 Kuripan menggelar UKK (Uji Kompetensi Keahlian) SMK adalah ujian praktik akhir wajib bagi siswa SMK untuk mengukur pencapaian kompetensi, keterampilan, pengetahuan, dan sikap sesuai bidang keahlian yang dipelajari. UKK diselenggarakan di akhir studi bersama mitra industri/LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) untuk memastikan lulusan memiliki sertifikat kompetensi yang diakui dunia kerja.
PLT Kepala SMKN 1 Kuripan Muhammad Sumarlin, S.P., via telepon mengaskan bahwa UKK SMKN 1 Kuripan digelar mulai tanggal 20-22 April 2026.

“Ada 6 kompetensi keahlian yang diuji yaitu APHP, ATU, KH, ATPH, ATP, dan TKJ. Pengujinya terdiri dari 1 penguji dari unsur sekolah dan 1 penguji dari unsur DU/DI,”terangnya,(Senin, 20 April 2026)
Suasana UKK SMKN 1 Kuripan tampak lengang dan tidak ada ketegangan karena dibalut dengan nuansa Green Campus yang disediakan sekolah sebagai area healing bagi siswa dan para guru untuk melepas penat usai melaksanakan civitas belajar mengajar.
‘”Konsep Green campus atau sekolah hijau di SMKN 1 Kuripan adalah penerapan prinsip keberlanjutan dan ramah lingkungan dalam seluruh civitas operasional, tata kelola, dan kurikulum pendidikan. Ini mencakup efisiensi energi, pengelolaan sampah, penghijauan, serta desain bangunan ramah lingkungan, guna menciptakan lingkungan belajar yang teduh, sehat, dan berkelanjutan,”terang Zulfakar SP., Kepala Program (KAPROG) SMKN 1 Kuripan(Senin 20 April 2026).

Sementara itu dilokasi UKK Agri Bisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) didampingi Ketut Purnawirawan, S.P., Guru Jurusan ATPH menjelaskan UKK ATPH tahap 1 tersebut adalah persiapan lahan dan penyemaian tanaman hortikultura, Senin (20 April 2026).
“UKK ATPH ini meterinya persiapan lahan dan penyemaian tanaman horticultura dengan harapan siswa siswi berkompeten dalam penyiapan lahan mulai dari sanitasi lahan, hingga menanam, sehingga setelah lulus mereka berkompeten dan berdaya saing dalam budidaya tanaman pangan dan hortikultura. Penilaiannya harus dengan standar Industry,”terangnya.
Dalam kesempatan yang sama, Hairi Juniawan F.R., perwakilan DU/DI dari P4S Kuntum menjelaskan, penilaian dari pihaknya menekankan kesiapan dalam praktik dan penggunaan APD.
“Kita menilai dari kesiapan praktik, pengenalan dan penggunaan APD, kemampuan dalam memahami fungsi alat alat pertanian di hari pertama UKK, serta kemampuan menjelaskan fungsi dan cara penggunaan alat alat yang disediakan,”jelasnya.
Menurutnya setiap tahunnya Siswa siswi SMKN 1 Kuripan ada yang dapat penempatan PKL di P4S Kuntum, dalam PKL tersebut dapat diamati adanya potensi kompetensi sehingga bisa langsung direkrut kerja. P4S Kuntum juga memberikan penawaran kesempatan kerjasama sebagai mitra untuk lulusan SMKN 1 Kuripan yang berminat menekuni kompetensinya.

Sedangkan untuk UKK tanaman perkebunan diuji langsung oleh Direktur CV. SIDE COOL, H.Sadiqul Kasdi, menyampaikan bahwa penilaian UKK yang diperhatikan adalah tekhnik sambung dan penanaman tanaman hortikultura dan tingkat keberhasilannya.
“Kami juga melihat apakah sama pelajaran yang mereka dapatkan selama PKL diperusahaan saya dengan disekolah. Yang lulus UKK dengan nilai bagus akan kami rekrut langsung untuk bekerja,”imbuhnya.


Sedangkan UKK APHP diuji oleh perwakilan UD SATYA SUKSES yang mengaku memiliki sejumlah outlet dan lokasi produksi dibeberapa titik di NTB.
Menurutnya, penilaian UKK dimulai dari higienisasi pengolahan dan produksi jajanan Bakery dan Pastry, mulai dari adonan bahan baku, komposisi campuran hingga standar kematangan, kemasan, serta tekhnik penggunaan alat alat produksi.
“Kedepan kita harapkan mereka punya kemampuan kompetensi dan berdaya saing serta berani mandiri, dan setiap tahunnya kami banyak menyerap tenaga kerja yang kami prioritaskan lulusan SMK khususnya yang pernak PKL ditempat kami. karena UKK ini adalah untuk pembuktian kualitas sumberdaya dan nilai tawar kompetensi,”ujarnya.

Sementara dilokasi UKK Agri Bisnis Ternak Unggas (ATU) diuji oleh perwakilan Baling Baling Bambu sebagai Mitra DU/DI yang juga siap merekrut lulusan SMKN 1 Kuripan, dengan penilaian system perawatan kandang dan unggas, pola faksinasi dan pakan.

Sedangkan untuk kesehatan unggas diwakili oleh drh.Elis Marta dari klinik hewan drh. Diah Purwita Sari menjelaskan pola penilaian dari sisi Kesehatan ungags,pencegahan penyakit, pengobatan, penganalan obat, disinfectan kandang dan sterilisasi.
“Mereka juga PKL ditempat kami,”imbuhnya .
Untuk menghilangkan Kepenatan dan ketegangan UKK tersebut SMKN 1 Kuripan telah menyediakan arena healing berupa Green Campus SMKN 1 Kuripan yang asri dan sejuk dengan fasilitas tempat duduk yang nyaman dan lapak lapak yang menyediakan minuman dingin dan hangat beserta camilannya.(red)
