Matarammetro- Gerak Cepat NTB Hebat, Bangkit Bersama NTB Makmur Mendunia yang terus mentransfer energynya untuk menghidupkan setiap inci urat nadinya agar tetap berdenyut dalam pembangunan sumberdaya manusia dan sumberdaya ekonomi.
Satuan pendidikan khususnya SMK dituntut tetap berdenyut kendatipun dengan nafas tersengal akibat sebagian nafasnya diputus sementara oleh moratorium.
Dalam kondisi tersebut SMKN 1 Labuapi Lombok Barat terus bergegas menyelaraskan langkahnya agar seirama dengan tujuan NTB Makmur Mendunia melalui penguatan kerjasama DU/Di /KA dengan Yamaha yang menggelontorkan program Yamaha Enggine School (YES) sebagai rancangan Runway untuk sarana peluncur lulusan jurusan tehnik outomotif sepeda motor menjadi tenaga yang lebih professional dan berdaya saing.
Terkait hal tersebut Kepala SMKN 1 Labuapi Lalu Syayadi, S.T., M.M., menyebut program Yamaha Enggine School (YES) seolah sebagai runway lepas landas siswa siswi SMKN 1 Labuapi menuju dunia kerja yang profesional setelah di inkubasi sebagai siswa YES.
“Satu siswa kami Fahmi Haris Tamatan TBSM Tekhnik Sepeda Motor lulus seleksi masuk nominasi pelatihan “YES” Yamaha Enggine School di Surabaya selama 6 bulan untuk diinkubasi sebagai tenaga professional. Ini terlaksana atas support dari orang tua dan sekolah yang dipercaya oleh Yamaha. Dan ini adalah angkatan yang ke 10 alumni SMKN 1 Labuapi untuk menempuh pendidikan YES di Surabaya. Program YES dari Yamaha ini adalah sebuah rancangan runway untuk lepas landas siswa kami menuju dunia kerja yang sesungguhnya sebagai tenaga kerja professional dan berdaya saing,”tuturnya diruang guru, Selasa (27 Januari 2026).

Dalam kesempatan yang sama Ny. Nadia Husni orang tua Fahmi Haris menyatakan sangat bangga dan sangat bersyukur atas program YES Yamaha sehingga putera kesangannya tersebut mendapat kepastian dan jaminan untuk diterima langsung di dunia kerja sebagai bagian dari tenaga ahli Yamaha.
“Kami juga sangat mendukung Fahmi Haris baik secara moral maupun spiritual, dan kami percaya SMKN 1 Labuapi akan lebih banyak lagi melahirkan tenaga tenaga ahli industry yang siap berkarya didunia kerja,”imbuhnya.
Sementara itu Waka Kesiswaan SMKN 1 Labuapi yang juga turut hadir untuk melepas keberangkatan Fahmi Haris ke Surabaya menuturkan tantangan dan kendala yang dihadapi sekolah dalam mencarikan peluang dan menyalurkan siswa lulusannya.
“Kami banyak menghadapi kendala selain seleksi rekrutmen, kendala terbesar kami adala kesiapan mental siswa yang berat meninggalkan lingkungan sosialnya untuk merajut dunia kerja. Selain itu dukungan moral orang tua yang enggan jauh dari anaknya adalah tantangan yang lebih rumit karena harus melakukan pendekatan social secara bertahap,”ungkapnya.
Sedangkan Rizal educations service perwakilan Yamaha PT Roda Sakti Surya Megah yang juga hadir dalam kesempatan tersebut memaparkan bahwa program YES Yamaha tersebut akan mendidik secara gratis alumni alumni SMKN 1 Labuapi disurabaya selama 4 bulan lebih untuk memperdalam ilmu engineering Yamaha supaya mudah terserap.
“Kami dari Yamaha akan mengutamakan lulusan program YES untuk kami rekrut menjadi tekhnisi. Lulusannya akan mendapatkan sertificat YES dan menyandang predikat Browns yang terjamin siap diterjunkan ke dealler dealer Yamaha di Indonesia. Selanjutnya akan direkrut untuk mengikuti jenjang pendidikan lebih tinggi keilmuan Yamaha dengan gelar Silver, dan gold,”terangnya.(red)
