Bazaar Ramadan Bilebante Jadi Motor Penggerak UMKM dan Wisata Hijau NTB
Matarammetro – Semangat kebersamaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat mewarnai peresmian Semarak Bazaar Ramadhan 1447 H di Desa Wisata Hijau Bilebante, Minggu (15/2). Kegiatan tersebut diresmikan langsung oleh Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal.
Bertempat di Desa Bilebante yang baru saja dinobatkan sebagai Desa Wisata Terbaik Nasional 2025 dalam ajang Wonderful Indonesia Awards berkat konsep green tourism, bazaar ini menjadi momentum kebangkitan UMKM desa sekaligus penguatan ekonomi masyarakat menjelang Ramadhan.
Saat meninjau dan berbelanja di sejumlah stand usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Sinta mengajak masyarakat untuk menjadikan bazaar tersebut sebagai pilihan utama dalam memenuhi kebutuhan menu berbuka puasa.
“Selama bulan Ramadhan tidak perlu bingung memikirkan menu berbuka. Silakan datang ke Bazaar Ramadhan Pasar Tematik Desa Bilebante. Selain memudahkan kebutuhan keluarga, juga membantu perekonomian masyarakat agar semakin baik”, ujarnya.
Bazaar Ramadhan ini tidak hanya menjadi pusat kuliner dan produk lokal, tetapi juga menjadi simbol optimalisasi aset desa yang sebelumnya tidak termanfaatkan. Kepala Desa Bilebante, Asrok Mudailun, mengungkapkan bahwa lokasi kegiatan merupakan bangunan yang sempat terbengkalai selama lima tahun.
“Bangunan ini sudah mangkrak selama lima tahun. Alhamdulillah hari ini dapat difungsikan kembali dengan baik. Kegiatan ini bukan sekadar ajang jual-beli, tetapi juga sarana silaturahmi dan upaya meningkatkan pendapatan masyarakat”, ungkapnya.
Desa Bilebante sendiri dikenal sebagai desa wisata berbasis masyarakat dengan unggulan paket wisata bersepeda dan kuliner lokal. Kehadiran Bazaar Ramadhan diharapkan semakin memperkuat aktivitas ekonomi kreatif desa sekaligus memperluas daya tarik wisata hijau yang berkelanjutan di NTB.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata NTB, Ahmad Nur Aulia, Direktur Politeknik Pariwisata Lombok, Ali Muhtasom, anggota DPRD Lombok Tengah, Rakyatul Liwauddin, serta perwakilan manajemen Sampoerna yang turut mendukung pengembangan UMKM desa.
Melalui Semarak Bazaar Ramadhan 1447 H ini, Desa Bilebante kembali menegaskan perannya sebagai contoh sukses desa wisata yang mampu mengintegrasikan pariwisata, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu gerakan yang berdampak nyata.(red)
